Ciputat Masih Macet Parah
Posted by komunitasciputat pada Juli 22, 2008
| Poskota | |
| Senin 21 Juli 2008, Jam: 18:55:00 | |
| TANGERANG (Pos Kota) – Maksud hati membangun jembatan layang (Fly Over) Ciputat untuk mencairkan arus lalu-lintas.
Ternyata, ketidakdisiplinan sopir angkutan umum dan pedagang kaki-5 menggelar dagangan di badan jalan, membuat fungsinya tak maksimal. Sejumlah warga Ciputat kepada Pos Kota kemarin mengatakan, kemacetan parah di Ciputat, khususnya di depan Mal Ramayana, bakal tetap terjadi meskipun Fly Over Ciputat dioperasikan, karena tepat di jalan alteri depan pusat perbelanjaan itu separuhnya badan jalannya dipakai ngetem puluhan bus kota dan angkot. Belum lagi, banyak pedagang kaki-5 menggelar dagangannya juga di badan jalan. “Akibatnya parah, arus lalu-lintas dari Pamulang menuju Ciputat pun macet sampai setengah kilometer,†kata Ridwan, warga Pamulang yang setiap hari bolak-balik ke Jakarta Selatan melintas Ciputat. Saat ini memang Fly Over masih ditutup setelah ujicoba, sepekan beberapa waktu untuk penyempurnaannya. “Perlu ada penertibannya terus-menerus di sana, baru saat fly-over difungsikan Agustus nanti lalulintas menjadi lancar,†tambahnya. Bupati Tangerang H. Ismet Iskandar sebenarnya telah memerintahkan penertiban sopir angkutan umum dan pedagang kaki-5 melanggar aturan, tetapi di lapangan belum terlihat penertibannya. “Mestinya petugas Dishub, Tramrib, dan polisi setiap hari stand-by di sana,†kata Torik, warga Ciputat. UNDERPASS CILEDUG Arus kendaraan dari Pinang menuju underpass memang lancar, tetapi selepas underpass kembali terjebak kemacetan. Yang terparah, ternyata arus lalulintas dari Kreo menuju Ciledug tetap tak berubah meskipun ada underpass. “Semua ini karena sopir biskota dan angkot semaunya ngetem dan menaikturunkan penumpang, ditambah gelaran pedagang kaki-5 yang masih menyita sebagian badan jalan,†kata Aris, warga Larangan. Diharapkan Tramtib dan Dishub rutin menertibkan sopir angkutan umum dan pedagang kaki-5 yang melanggar itu. |
|
| (djamal/ds/g) | |
widyat berkata
Wah.. senang juga mulai ada warga Ciputat yang aktif buat komunitas di internet.
Selamat ya.. mudah-mudahan sukses.
Artikelnya saya pakai di ciputat bisnis boleh ya..
Thank U
anggriyan setyono berkata
bupati bisanya cuma menyuruh.
inspeksi langsung donx. turun ke lapangan.
trantib juga ga guna.
bukan menertibkan malah mungut bayaran.
mengenyangkan diri sendiri.
selama tindakan bupati kaya githu, ga akan beres2.
dishub juga ga becus, tarik uang haram terus tiap hari.
itu bukan rahasia, tapi bisa langsung disaksikan tiap hari.